HADIS NABI MUHAMMAD SAW INI JELAS NYATA PERJELASKAN SITUASI UMAT ISLAM DI MALAYSIA YANG KITA HADAPI INI !! #kalimahAllah #TuntutanCOMANGO

5 Mar 20141comments


قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يُوشِكُ الْأُمَمُ أَنْ تَدَاعَى عَلَيْكُمْ كَمَا تَدَاعَى الْأَكَلَةُ إِلَى قَصْعَتِهَا فَقَالَ قَائِلٌ وَمِنْ قِلَّةٍ نَحْنُ يَوْمَئِذٍ قَالَ بَلْ أَنْتُمْ يَوْمَئِذٍ كَثِيرٌ وَلَكِنَّكُمْ غُثَاءٌ كَغُثَاءِ السَّيْلِ وَلَيَنْزَعَنَّ اللَّهُ مِنْ صُدُورِ عَدُوِّكُمْ الْمَهَابَةَ مِنْكُمْ وَلَيَقْذِفَنَّ اللَّهُ فِي قُلُوبِكُمْ الْوَهْنَ فَقَالَ قَائِلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ وَمَا الْوَهْنُ قَالَ حُبُّ الدُّنْيَا وَكَرَاهِيَةُ الْمَوْتِ


Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda: “Hampir-hampir bangsa-bangsa memperebutkan kalian (umat Islam), layaknya memperebutkan makanan yang berada di mangkuk.” Seorang laki-laki berkata, “Apakah kami waktu itu berjumlah sedikit?” beliau menjawab: “Bahkan jumlah kalian pada waktu itu sangat banyak, namun kalian seperti buih di genangan air. Sungguh Allah akan mencabut rasa takut dari hati musuh kalian kepada kalian, dan akan Allah tanamkan ke dalam hati kalian Al-wahn.” Seseorang lalu berkata, “Wahai Rasulullah, apa itu Al-wahn?” beliau menjawab: “Cinta dunia dan takut mati.” (ABUDAUD – 3745) Shahih
---------------------------------------------------------------------------------
MHS mengajak pembaca melihat dengan mata hati yang terbuka apa yang telah terjadi di Malaysia sesuai dengan hadis Nabi Muhammad SAW : 

1. Tidakkah ketika ini mereka berebut 'Makanan yang berada di mangkuk orang Islam' iaitu berupa perebutan Hak-hak Islam ? Potongan hadis: “Hampir-hampir bangsa-bangsa memperebutkan kalian (umat Islam), layaknya memperebutkan makanan yang berada di mangkuk.

2. Tidakkah ketika ini mereka mahu Hak kita selaku orang-orang Islam menjadi Hak mereka termasuk Kalimah Allah?? 

3. Mereka juga tidak lagi gentar hormat dengan Islam malah memijak-mijak kepala kita?? Potongan hadis: "Sungguh Allah akan mencabut rasa takut dari hati musuh kalian kepada kalian" 

4. Pemimpin Islam tidak kira parti kini tidak bersatu malah berebut kuasa antara satu sama lain??! Sehingga sanggup melabel kafir mengkafir sesama pemimpin? Kita lemah walau kita ramai (Lihat sahaja dalam DUN/Parlimen berapa ramai Pemimpin Melayu Islam namun hal mengenai Islam masih tidak dapat dipertahankan).  Potongan hadis: "dan akan Allah tanamkan ke dalam hati kalian Al-wahn.” Seseorang lalu berkata, “Wahai Rasulullah, apa itu Al-wahn?” beliau menjawab: “Cinta dunia dan takut mati.”

Maka beristighfar lah kita... 

Astaghfirullah.... 

SubhanAllah....

DOA NABI SEMASA PEPERANGAN UHUD 


اللَّهُمَّ لَكَ الْحَمْدُ كُلُّهُ اللَّهُمَّ لَا قَابِضَ لِمَا بَسَطْتَ وَلَا بَاسِطَ لِمَا قَبَضْتَ وَلَا هَادِيَ لِمَا أَضْلَلْتَ وَلَا مُضِلَّ لِمَنْ هَدَيْتَ وَلَا مُعْطِيَ لِمَا مَنَعْتَ وَلَا مَانِعَ لِمَا أَعْطَيْتَ وَلَا مُقَرِّبَ لِمَا بَاعَدْتَ وَلَا مُبَاعِدَ لِمَا قَرَّبْتَ اللَّهُمَّ ابْسُطْ عَلَيْنَا مِنْ بَرَكَاتِكَ وَرَحْمَتِكَ وَفَضْلِكَ وَرِزْقِكَ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ النَّعِيمَ الْمُقِيمَ الَّذِي لَا يَحُولُ وَلَا يَزُولُ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ النَّعِيمَ يَوْمَ الْعَيْلَةِ وَالْأَمْنَ يَوْمَ الْخَوْفِ اللَّهُمَّ إِنِّي عَائِذٌ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا أَعْطَيْتَنَا وَشَرِّ مَا مَنَعْتَ اللَّهُمَّ حَبِّبْ إِلَيْنَا الْإِيمَانَ وَزَيِّنْهُ فِي قُلُوبِنَا وَكَرِّهْ إِلَيْنَا الْكُفْرَ وَالْفُسُوقَ وَالْعِصْيَانَ وَاجْعَلْنَا مِنْ الرَّاشِدِينَ اللَّهُمَّ تَوَفَّنَا مُسْلِمِينَ وَأَحْيِنَا مُسْلِمِينَ وَأَلْحِقْنَا بِالصَّالِحِينَ غَيْرَ خَزَايَا وَلَا مَفْتُونِينَ اللَّهُمَّ قَاتِلْ الْكَفَرَةَ الَّذِينَ يُكَذِّبُونَ رُسُلَكَ وَيَصُدُّونَ عَنْ سَبِيلِكَ وَاجْعَلْ عَلَيْهِمْ رِجْزَكَ وَعَذَابَكَ اللَّهُمَّ قَاتِلْ الْكَفَرَةَ الَّذِينَ أُوتُوا الْكِتَابَ إِلَهَ الْحَقِّ
Pada hari Perang Uhud ketika orang-orang musyrik berlari mundur, Rasulullah صلى الله عليه و سلمbersabda: “Berbarislah kalian hingga saya memuji Rabbku” lalu mereka (para sahabat) membuat barisan di belakang,

Lalu Rasulullah صلى الله عليه و سلم bersabda: “Ya Allah, segala puji hanya bagi-Mu, ya Allah tidak ada yang bisa mengenggam apa yang telah Engkau bentangkan dan tidak ada pula yang bisa membentangkan apa yang telah Engkau genggam. Tidak ada yang bisa memberi petunjuk terhadap siapa yang telah Engkau sesatkan, tak ada pula yang bisa menyesatkan siapa yang telah Engkau beri petunjuk. Tidak ada yang bisa memberi terhadap apa yang telah Engkau tahan dan tidak ada pula yang bisa menahan terhadap apa yang telah Engkau beri. Tidak ada yang bisa mendekatkan terhadap apa yang telah Engkau jauhkan dan tidak ada pula yang bisa menjauhkan terhadap apa yang telah Engkau dekatkan. 
Ya Allah bentangkan pada kami dari barakah-Mu, rahmat-Mu, kelebihan-Mu dan rizki-Mu. Ya Allah, saya memohon kepada-Mu kenikmatan yang kekal yang tidak berlalu dan tidak pula hilang. Ya Allah saya memohon kepada-Mu kenikmatan pada saat kefakiran, dan keamanan pada saat ketakutan. 
Ya Allah, saya berlindung kepada-Mu dari kejelekan apa saja yang telah Engkau berikan, dan dari kejelekan apa saja yang telah Engkau tahan. Ya Allah, cintakan pada diri kami keimanan dan hiaskanlah pada hati-hati kami. dan bencikan diri kami terhadap kekufuran, kefasikan serta kemaksiatan. 
Jadikan kami di antara orang-orang yang berpetunjuk. Ya Allah, wafatkan kami dalam keadaan Islam, hidupkan kami dalam keadaan Islam dan sertakan kami bersama dengan orang orang sholeh yang tidak hina dan tidak pula terfitnah. 
Ya Allah, perangilah orang-orang kafir yang mendustakan para Rasul-Mu dan merintangi jalan-Mu, dan berikan mereka siksa-Mu dan adzab-Mu. Ya Allah, perangilah orang orang kafir yang telah diberi kitab (yahudi dan nashroni), ya Allah Ilah (Tuhan) kebenaran.” (AHMAD – 14945) Shahih
Share this article :

+ comments + 1 comments

Anonymous
5 March 2014 at 05:30

Allahumma sholli wasallim 'ala Muhammad.
Wa 'ala alihi wa shohbihi wa sallim.
Sullatun minal awwalin wa qalilum minal akhirin.
Jadikanlah kami dan ahli keluarga kami dr golongan yg qalil itu ya Allah !

Post a comment

Kami tidak bertanggungjawab dengan komen anda. Silalah komen , jangan mengomel. MHS cadangkan agar tuan/puan gunakan nama tak kisah lah panggilan atau sebenar. Tak perlu lah pakai anonnymous/anon. itu lebih beretika...


 
Support : Copyright © 2012-2020. MHS - All Rights Reserved: MyHomeSoil Design Team